in

Dominasi Hamilton Dianggap Lebih Hebat Ketimbang Era Schumacher

Berita F1: Presiden FIA, Jean Todt salut dengan dominasi Lewis Hamilton. Bahkan, Todt menilai bahwa dominasi Hamilton di F1 lebih hebat ketimbang era Michael Schumacher.

Todt merupakan General Manager Ferrari selama 13 tahun pada periode 1994-2007 yang menandai era kejayaan terbesar pabrikan tersebut di kancah balapan Formula One (F1).

Schumacher meraih rekor tujuh gelar juara dunia dengan lima gelar beruntun dalam rentang 2000-2004. Todt mengatakan, persamaan Ferrari di masa itu dengan Mercedes saat ini hanyalah pada tujuh gelar yang didapatkan melalui Michael Schumacher dan Lewis Hamilton. Namun, Todt menganggap secara tim pabrikan Jerman lebih baik ketimbang masanya saat bersama Schumacher.

“Satu-satunya hal yang bisa kami bandingkan adalah tujuh (gelar) melawan tujuh (gelar). Tetapi sebaliknya, di satu sisi, Anda punya tim Jerman yang sangat terorganisir secara terstruktur, dengan seorang pembalap yang sangat, ekstra berbakat,” kata Todt.

“Dan di sisi lain, Anda punya satu tim Italia dengan mentalitas berbeda, pendekatan berbeda, yang menjadi terstruktur dengan baik, teroganisir dengan baik, dan juga dengan seorang pembalap besar, Michael Schumacher.”

“Saya merasa, dan saya tahu saya bakal dikutip karenanya, bahwa supremasi, dominasi Mercedes dan Lewis lebih besar ketimbang yang kami punya di masa bersama Ferrari dan Michael.”

Tentu saja, yang mengesankan Todt adalah bagaimana Mercedes bisa membawa pembalapnya menjadi juara di tujuh musim beruntun. Hamilton meraih satu gelar bersama McLaren pada 2008 dan meraih enam gelar sejak 2014 dengan satu gelar diinterupsi oleh rekan setimnya di Mercedes, Nico Rosberg, pada 2016.

“Dan kredit untuk mereka, mobil sangat bisa diandalkan. Terpisah dari balapan kedua di Bahrain (Desember lalu) yang tidak diikuti Lewis (karena COVID-19), dalam dua tahun dia tidak sekalipun tidak mencetak angka di satu balapan,” ucap Todt.

“Saya sangat terkesan, tetapi saya tidak menunggu sampai 2020 untuk terkesan. Anda menyebut bahwa dia merayakan tujuh kali menjadi juara dunia, saya sudah terkesan enam kali sebelumnya.”

Sungguh pun pujian yang disampaikan Todt benar adanya, namun Hamilton sendiri saat ini belum memastikan apakah akan kembali membalap tahun depan atau tidak. Mercedes masih menunggu pembalap asal Inggris tersebut meneken perpanjangan kontrak dan kembali bertarung tahun ini.

Artikel Tag: Lewis Hamilton, f1


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Jadwal Thailand Open hari kedua, Ahsan/Hendra hadapi juniornya

Sheffield United akhirnya rasakan kemenangan di Liga Inggris