in

Rossi Sedikit Minder Saat Beri Ucapan Selamat Kepada Hamilton

Berita F1: Valentino Rossi turut memberikan pujian atas pencapaian Lewis Hamilton yang berhasil merengkuh gelar F1 ketujuhnya. Namun Rossi merasa sedikit minder lantaran Hamilton punya jumlah kemenangan lebih banyak.

Lewis Hamilton sukses mengamankan gelar juara dunia di Formula 1 2020. Raihan poinnya sudah dipastikan tak akan terkejar lagi usai memenangkan balapan GP Turki yang berlangsung di Intercity Istanbul Park (15/11).

Raihan 25 poin itu membuat Hamilton sukses mengoleksi 307 poin pada musim ini. Sementara Valtteri Bottas yang berada di posisi runner-up masih kalah 110 poin, dengan tiga balapan tersisa maka Hamilton berhak mengukuhkan gelar juaranya.

Kesuksesan Hamilton mengunci gelar juara dunia pada musim ini membuatnya sejajar dengan legenda balap Michael Schumacher. Schumacher dan Hamilton menjadi satu-satunya pembalap F1 sepanjang sejarah yang pernah mengoleksi tujuh gelar juara.

Torehan hebat Hamilton ini turut mengundang pujian dari pebalap bintang MotoGP, Valentino Rossi. The Doctor menyebut bahwa kini raihan Hamilton sama dengan raihan gelar MotoGP yang ia koleksi yakni sebanyak 7 kali.

“Saya hanya bisa memberi dia pujian yang luar biasa, itu adalah gelar ketujuh-nya seperti milik saya di MotoGP,” ujar Rossi sebagaimana dikutip dari GPOne.

Soal jumlah gelar, Rossi boleh bangga karena lebih dahulu mengoleksi tujuh gelar juara dunia di kelas utama. Namun soal kemenangan, rupanya Rossi masih minder karena kalah jumlah.

“Saya tidak peduli dengan jumlah kemenangannya karena dia menang 94 kali, sementara saya 89 kali [di kelas 500cc/MotoGP. Tapi saya bisa menambahkan koleksi kemenangan saya dari kelas 250cc dan 125cc serta dua gelar juara dunia lainnya,” ujar Rossi sembari tersenyum.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Lewis Hamilton


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Adama Traore Siap Comeback, Tapi Barcelona Tak Punya Uang

Andrea Dovizioso Kecewa Perpisahan dengan Ducati Berakhir Pahit