in

Kegagalan Maverick Vinales Lengkapi Penderitaan Yamaha di Aragon

Berita MotoGP: Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menilai balapan MotoGP Aragon 2020 semakin buruk bagi timnya usai Maverick Vinales gagal meraih podium.

Maverick Vinales sejatinya mampu memimpin hingga pertengahan balapan. Namun, ia gagal mempertahankan momentum tersebut.

Vinales yang start dari urutan kedua sempat menjadi yang terdepan meskipun akhirnya ia sama sekali gagal merebut podium dan hanya bisa finis di urutan keempat.

Ia kalah cepat dari dua rider Suzuki, Alex Rins dan Joan Mir, serta rookie Repsol Honda, Alex Marquez.

Menanggapi kegagalan ini, Massimo Meregalli pun menyebut Yamaha gagal menyelesaikan balapan MotoGP Aragon 2020 dengan sempurna.

“Kami tidak memberikan balapan yang sempurna kali ini, kami ingin berada di podium,” ujar Meregalli sebagaimana dikutip dari laman resmi YamahaMotoGP.

“Hasil tersebut tentu membuat kami akan mempunyai pekerjaan yang harus dilakukan untuk pekan depan.”

“Pada saat yang sama ,ada sisi positif yang bisa diambil dalam balapan kali ini; Maverick Vinales mempunyai start dan lap pembuka yang sangat bagus,” tutur Meregalli.

“Sayangnya, dia tak bisa bertahan di posisi 3 teratas saat balapan berlangsung separuh jalan. Perkiraan kami, hal itu terjadi karena penurunan kinerja ban belakang yang terjadi secara konstan hingga akhir balapan.”

“Dia kehilangan momentum untuk tetap bersama para rider di grup depan, seandainya bisa melakukan itu dia akan bersaing merebut podium karena ritme pada lima lap terakhir bagus,” tukasnya.

Selain itu Yamaha juga harus menerima kenyataan bahwa Fabio Quartararo hanya bisa finis di urutan ke-18 usai mengalami crash. Padahal Quartararo dan Vinales sempat merajai barisan terdepan. Begitu pula dengan Franco Morbidelli yang performanya kian mengendur dan finis di urutan keenam.

Artikel Tag: Maverick Vinales, motogp aragon

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Liverpool Bakal Saingi AC Milan Buru Ozan Kabak dari Schalke

Pandemi tak halangi pegiat esports dalam negeri ukir prestasi