in

Sebastian Vettel Bakal Bikin Aston Martin di Level Berbeda

Berita F1: Bos Formula 1 (F1), Ross Brawn menyambut gembira keputusan Sebastian Vettel untuk bergabung dengan Aston Martin. Menurutnya, level tim yang sebelumnya bernama Racing Point itu akan meningkat,

Sebelum GP Tuscan, rumor yang bergulir tentang Sebastian menemui babak akhir. Ia memastikan diri hijrah ke tim asal Inggris itu atau setelah kontrak pebalap asal Jerman itu habis bersama Scuderria Ferrari.

Juara empat kali F1 itu akan menggantikan posisi Sergio Perez agar bisa bersanding dengan Lance Stroll di tim yang bermarkas di Silverstone tersebut. Racing Point juga akan berganti nama menjadi tim Aston Martin mulai musim depan.

“Ini adalah berita utama yang mendominasi selama beberapa bulan. Bukan sebuah kejutan ketika Racing Point mengumumkan Sebastian Vettel bergabung dengan mereka,” katanya seperti dilansir laman Crash, Selasa (22/9).

Ross beranggapan, pengalaman yang dimiliki Sebastian selama bertahun-tahun berkarier sebagai pembalap F1 akan menjadi bekal penting bagi Aston Martin.

“Ini adalah pengumuman besar bagi Lawrence Stroll. Sebastian sudah membuktikan dirinya sebagai juara, dan ia masih bisa bertarung. Kehadirannya akan mengangkat level semua orang yang ada di timnya nanti,” ujar dia.

Dengan masuknya mantan pebalap Red Bull itu, otomatis membuat Perez terdepak tanpa tempat berlabuh. Melihat ini, Ross berharap ada tempat yang mau menampung pembalap asal Meksiko tersebut.

“Sergio Perez sekarang harus mencari tempat setelah karier yang panjang bersama tim itu. Perasaannya mungkin sedang campur aduk saat ini,” katanya.

“Bagaimanapun, dia adalah pembalap yang cepat dan sedang dalam puncak karier. Dia berhak satu tempat tahun depan. Saya berharap masih ada kesempatan bagus untuk dirinya,” ucap dia.

Artikel Tag: Sebastian Vettel, aston martin


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

AC Milan Tolak Pinangan PSG untuk Boyong Theo Hernandez

Rins akui kemenangan di Aragon tak semudah di Austin dan Silverstone