in

Fabio Quartararo Harusnya Berterima Kasih Kepada Dovizioso

Berita MotoGP: Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menyebut bahwa Fabio Quartararo seharusnya berterima kasih kepada Andrea Dovizioso, sehingga ia tetap bisa berada di puncak klasemen.

MotoGP Prancis memang menghadirkan tantangan tersendiri sebab kondisi lintasannya basah usai diguyur hujan. Yamaha yang awalnya tampil sangat kuat di sesi latihan bebas dan kualifikasi diprediksi bakal merajai balapan di Le Mans ini.

Akan tetapi, kenyataannya justru sebaliknya. Selama balapan di lintasan basah justru Yamaha tercecer. Yamaha jadi tim yang paling tak diuntungkan saat balapan pada seri kesembilan tersebut.

Seperti pebalap tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo yang sebenarnya berpeluang untuk finis pertama setelah meraih pole position. Akan tetapi dengan kondisi ini membuat rider berjuluk El Diablo menderita, sehingga hanya bisa finis ke-9.

Carlo Pernat lantas angkat bicara terkait peforma buruk Quartararo. Beruntungnya penderitaan Quartararo di Le Mans masih tertolong karena performa para rivalnya juga tampil buruk.

Seperti Joan Mir (Suzuki Ecstar) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang finis tepat di belakang Quartararo. Sementara Andrea Dovizioso (Ducati Corse) yang juga menjadi penantang gelar, nyaris saja meraih podium.

Selama balapan berlangsung, Dovizioso memang berada di zona podium bahkan menjadi pemimpin balapan. Akan tetapi, penampilan rider asal Italia itu merosot jelang balapan akan berakhir.

Alhasil Dovizioso gagal memanfaatkan peluang untuk pemenang maupun memasuki zona podium di GP Perancis 2020. Ia pada akhirnya finis di peringkat keempat setelah mendapat posisi start dari urutan ke-6.

Melihat situasi itu, Pernat kemudian meminta Quartararo untuk berterima kasih kepada Dovizioso karena gagal jadi pemenang.

“Bencana nyata bagi Yamaha dengan semua pembalap menderita karena lintasan basah, tetapi setidaknya Quartararo finis ditempat gelas setengah penuh dan setengah kosong,” tutur Pernat sebagaimana dilansir dari GPone.

“Setengah penuh karena dia mampu finis di depan Mir dan Vinales yang notabene berjuang untuk menjadi kampiun musim ini. Setengah kosong maksudnya dia perlu berterima kasih kepada Dovizioso karena tidak memanfaatkan situasi ini,” tandasnya.

Quartararo saat ini telah mengoleksi 115 poin dan masih mampu bertahan di peringkat teratas, sementara Mir masih di posisi kedua dengan 105 poin.

Dovizioso yang finis keempat kini punya koleksi 97 poin dan mampu naik peringkat ketiga menggeser Vinales.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, Andrea Dovizioso

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Alex Marquez: Finis Kedua, Saya Tetap Merasa Bangga

Stefan Bradl Sebut Honda Tetap Kesulitan Meski Marquez Tak Absen