in

Djokovic dan Nadal mengejar torehan sejarah di final French Open

Head-to-head kami adalah head-to-head terbesar yang pernah ada dalam sejarah olahraga

Jakarta (Kabarsport) – Novak Djokovic dan Rafael Nadal sama-sama mengejar torehan sejarah Grand Slam saat bertanding di final French Open, Minggu.

Djokovic menargetkan menjadi orang pertama di era terbuka yang memenangi keempat gelar Grand Slam pada berbagai kesempatan. Kemenangan juga akan membuat dia berselisih hanya satu gelar utama dari Nadal dan dua gelar di belakang pemegang rekor juara Grand Slam 20 kali Roger Federer.

“Head-to-head kami adalah head-to-head terbesar yang pernah ada dalam sejarah olahraga. Jumlah pertandingan yang kami mainkan hampir 60 pertandingan… Dia pasti saingan terbesar saya,” kata Djokovic seperti dikutip lanan resmi ATP Tour.

Baca juga: Djokovic atasi Tsitsipas, tantang Nadal di final French Open

Sementara itu bagi Nadal, ia tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor gelar Grand Slam Federer.

Ia juga berambisi menambah mahkota Roland Garros ke-13 ke dalam koleksinya dan menjadi pemain pertama yang memenangi 100 pertandingan di Roland Garros. Saat ini ia memiliki catatan 99 kali menang dan hanya dua kali kalah di lapangan tanah liat tersebut.

“Untuk bermain melawan Novak, saya harus bermain sebaik mungkin. Tanpa memainkan tenis terbaik saya, situasinya sangat sulit. Saya tahu ini adalah lapangan yang telah saya mainkan dengan baik untuk waktu yang lama, jadi itu membantu. Tapi pada saat yang sama, dia juga memiliki rekor luar biasa di sini, berada di putaran final hampir setiap saat,” kata Nadal.

Baca juga: Nadal melaju lagi ke final French Open untuk gelar Grand Slam ke-20

Partai final di Court Philippe-Chatrier pada hari Minggu, akan menjadi salah satu pertandingan terpenting dalam persaingan kedua petenis tersebut. Ini menjadi pertandingan ketujuh mereka di French Open dan ke-56 di keseluruhan ATP Tour.

Nadal unggul 6-1 sejak pertemuan pertama mereka di Roland Garros pada tahun 2006, tetapi Djokovic memimpin 29-26 di seluruh turnamen ATP.

Pada tahap awal persaingan mereka, Nadal memiliki keunggulan yang jelas. Pemain asal Mallorca ini mendominasi di lapangan dengan forehandnya dan menggunakan pengalamannya yang lebih banyak untuk mengklaim 14 kemenangan dari 18 pertandingan awal melawan Djokovic.

Namun, setelah itu Djokovic unggul. Petenis Serbia itu memenangi 14 dari 18 pertandingan terakhir mereka.

 

TENNIS-FRENCHOPEN/. Petenis Serbia Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Yunani Stefanos Tsitsipas dalam laga semi final tunggal putera Turnamen Tenis French Open, di Roland Garros, Paris, Prancis, Jumat (9/10/2020). Djokovic melaju ke babak final French Open untuk menantang petenis Spanyol Rafael Nadal setelah mengalahkan Tsitsipas 6-3, 6-2, 5-7, 4-6, dan 6-1 . Kabarsport FOTO/Reuters-Charles Platiau/hp.

Baca juga: Djokovic akui Nadal favorit juara di Prancis

Secara teknik, Djokovic telah meningkatkan servisnya, yang membantu mendorong Nadal ke belakang baseline dan ke posisi bertahan. Petenis nomor satu dunia itu juga menggunakan backhandnya dengan sangat efektif, mengambil pukulan forehand Nadal yang sangat kuat dan menembakkan bola ke arah lapangan dengan tingkat konsistensi yang tinggi.

“Dia adalah salah satu lawan terberat. Tapi saya di sini untuk terus mencoba yang terbaik, ”kata Nadal.

Selanjutnya kondisi lapangan …

Oleh Dadan Ramdani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © Kabarsport 2020

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Daniel Ricciardo Meminta Bos Renault Tepati Janji

Gandeng Gresini Racing, MP1 ingin orbitkan pebalap Indonesia ke MotoGP