Berita

Arsenal Harus Contoh Leicester: Beli Pemain Level Top Dengan Harga Murah

Kabarsport – Liga Inggris – Leicester City bisa jadi contoh buat Arsenal bagaimana mengelola klub sepakbola dengan baik. The Foxes tetap mampu tampil mengilap di papan atas Premier League meski hanya diperkuat pemain-pemain medioker.Arsenal kerap disorot karena kebijakan transfernya. Seperti pembelian Nicolas Pepe yang memecahkan rekor transfer klub dengan banderol sebesar 72 juta paun. Namun kontribusinya selama dua musim berkostum The Gunners terlalu minim untuk pemain termahal dalam sejarah klub.Tak cuma Nicolas Pepe, dalam beberapa musim terakhir, Arsenal memang punya riwayat pembelian yang buruk hingga berujung kegagalan seperti perekrutan Henrikh Mkhitaryan hingga Alexandre Lacazette.Di sisi lain, Riyadh Mahrez dan Harry Maguire adalah dua bintang terakhir Leicester yang dijual mahal ke klub kaya seperti Manchester City dan Manchester United dengan total banderol mencapai 140 juta paun atau sekitar Rp 2,8 triliun untuk total kedua pemain itu.Sebelumnya, Leicester juga sudah kerap melakukan hal demikian setidaknya dalam kurun waktu enam tahun terakhir, seperti N’Golo Kante dan Danny Drink Water yang dilepas ke Chelsea pada 2016. Manuver The Foxes itu membuatnya mereka jadi salah satu tim yang paling seimbang transaksi keuangannya.

Baca Juga:

Terhitung sejak 2016 silam, berdasarkan catatan Transfermarkt, Leicester City sudah menjual pemain-pemain bintangnya dengan banderol total sekitar 354,22 juta paun atau sekitar Rp 7,15 triliun dan mendapat surplus keuntungan sebesar 103,13 juta paun atau setara Rp 2,083 triliun.Bisa dibilang, Leicester adalah pionir klub-klub Inggris dalam urusan jual beli pemain di mana mereka selalu mampu mendapatkan bibit pemain dengan harga murah namun berkualitas tinggi. Mantan bek Arsenal Sol Campbell pun menyarankan Arsenal mengikuti model perekrutan Leicester City tersebut“Saya rasa Arsenal mesti membeli pemain dengan pintar musim panas ini. Jelas bahwa mereka tak punya kekuatan belanja seperti level klub-klub lainnya. Jadi mereka harus melihat ke level yang lebih rendah,” ungkap Sol Campbell dilansir Metro.“Di sana Anda masih bisa menemukan pemain-pemain yang bagus. Mereka cuma harus mencari lebih keras. Leicester sudah berhasil melakukannya. Arsenal perlu sosok yang tepat untuk mencari pemain-pemain. Klub tidak punya dana untuk dipertaruhkan ke seorang pemain berharga 50-60 juta paun, hanya untuk kemudian gagal.” tegasnya.“Tapi lihatlah apa yang sudah dilakukan Leicester beberapa tahun terakhir. Mereka cenderung tidak membelanjakan uang lebih dari 30 juta paun untuk pemain-pemain dan lebih sering itu berhasil ketimbang gagal,” ujarnya.Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Kabarsport.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *